Senin, 26 Desember 2011

Kelabu Langit Siang


Kelabu Langit Siang

Kelabu langit siang
Menutup sebagian malam
Mengambil sebagian jalan
Untuk berikan kehadiran
Tak tau dan mau apa yang di lakukan
Biarkan air mengalir deras
Asalkan dalam asa
Meski rapuh belum tumbuh
Diam hati tak berikan arti
Untuk diri diam sendiri
Dalam api dingin membakar hati
Seperti sakti bagai belati
Merobek sebagian jati diri
Kabut pagi yang mati
Hampir tak mampu berdiri
Mencari jalan yang suram
Seperti tak paham apa yang di lakukan
Dalam terangnya langit malam
Meski derita jiwa mendalam


D4n       
27oktober2010
Asa Rapuh,
Harapan Tumbuh

INGIN KU


“INGIN KU”

Inginku jadi tanah
Tegar, kuat, dan tahan derita
Meski ribuan manusia manusia di atasnya
Meludah, menginjak, bahkan membuang kotoran

Inginku jadi angin
Tak seorang pun dapat melihat
Membantu orang sesuka hati
Tanpa batas yang di kehendaki
Tak ada yang iri

Inginku jadi air
Selalu mengalir dari atas ke bawah
Membantu orng yang membutuhkan
Tak mengharapkan suatu balasan
Meski sakit yang di rasakan
Karena ribuan tangan jalang

Inginku jadi api
Menerangi dalam kegelapan
Menghangatkan saat kedinginan
Membalas apa yangdi lakukan
Meski tak mengharapkan…




 d4n                
21oktober2010                       
Asa Rapuh, Harapan Tumbuh

Tajam Langit Malam


Tajam Langit Malam

Tajam langit malam
Buat hati geram
Datang untuk melawan
Merah gelap suram
Dingin panas padam
Mati hidup mengancam
Buaian hati yang diam
          Terang cahaya mata
          Melangkah tanpa kata
          Tegar berarti sapa
          Untuk hati bara
          Diam sepi tanpa hawa
          Apapun diam kata
  Dingin sei di hati
  Berdiri diatas api
  Berani jalan memerangi
  Takut tiada menghalangi
  Rima irama mengiringi
  Perjuangan perisai hati
Tajam langi malam
Takkan untuk berdiam
Jalan api tak terasa duri
Saat jiwa tak lagi bermimpi
Berlari hutan berdiri
Alam duri dan api…


D4n                   
18oktober2010                       
Asa Rapuh, Harapan Tumbuh

Dalam Hening Malam Seribu


Dalam Hening Malam Seribu

Mungkinkah mata ini salah melangkah…
Tak bisa bedakan apa yang harus dilakukan
Salah kata salah makna
Sesal akhir ketika tak bisa
Hanya senyum di atas asa
Ketika hati iam kata
Riuh renyap dalam gundah
Bak daun di atas angina…
          Angin semilir membawa api
          Dalam buaian hawa nafsu
          Memberikan untung bagi mereka
          Yang buat putih kelabu
          Di atas awan nan lugu
          Dalam kisah yang pilu
Mutiara bening pernah terjatuh
Daun kering dalam gemuruh
Senyap tak berarti rapuh
Meski mendung akan terjatuh
Dalam hening malam seribu


15oktober2010                       
Asa  Rapuh, Harapan Tumbuh 

Risau Hati


Risau Hati

Saat awan mulai petang
Ketika hari mulai gelap
Aku tak tau arah tujuan
Entah kanan atau kiri
Aku tak berani melangkahkan kaki
Karena diriku bulum bisa mengerti
Belum bisa sedikitpun dengar suara hati
Entah senang ataukahsedih hati ini
Hanya merintih dalam sunyi
          Kini…
          Diri ini berada di medan perang
          Dari segala arah musuh menyerang…
          Tak akan mungkin diri ini lari
Banyak rintangan menghalangi
          ***
Aku harus berani menghadapi
Kalah menang urusan nanti…
Asal hati ini mulai mengerti
Derita hidup pasti terhenti…
Tengah malam
07oktober2010
Memerangi Nasib

Sabtu, 10 Desember 2011

Gelap…Terang


Gelap…Terang

Gelap…gelap…terang…
Bibir pun mulai tersenyum…
Menutupi luka yang pernah terukir
Ketika waktu kian mengalir
Mencoba lupa dengan masa lalu
Yang akan tetap berlalu..
Awan yang gelap kini kembali terang
Menghadirkan semua kehadiran
Saat hati ini akan tersenyum
Memberikan semua kebaikan
Gelap…terang…dunia ini
Merubah suasana hati yang bimbang…
 21september2010    
THE $AGITARIU$  

Hembusan Angin


Hembusan Angin

Angin malam berhembus pelan
Saat napas diam tenang
Merasakan sesuatu yang terjadi
Dengan penglihatan mata hati
  Niat hati ucapkan dengan kata
  Untuk merpati putih yang jauh
Mungkin semua ini tak sampai
Ketika malam semakin larut
Meninggalkan semua…
  Tinggalkan hari yang penat
  Dengan senyum berduri
  Dengan hati yang sunyi sepi
Meski rasa tak terungkap…
17september2010
cinta tak sampai”

Pergi dari mimpiku


“Pergi dari mimpiku”

Tak berani melangkah maju
Melangkah mendekati bunga manis
Semua tak pasti
Hanya ada keraguan yang tinggi

Mata semakin rabun
Terasa kabur seakan hilang
Tak ada kata yang terucap

Diam…diam…diam…
Dan hanya diam
Sedih, sakit jadi satu
Seakan akan musnah…

Bunga manis kini menjauh
Bunga manis kini tak terlihat
Bunga manis kini musnah
Tak mungkin kembali
Meski hanya menanti
Karena tak ada harapan lagi
Karena waktu tak akan kembali
Saat bunga manis pergi
Bersama angin malam
Dan tak tau lagi
Kini tak ada kata lagi
Saat diriku termenung sepi
Saat hati ini ingin mati
Dan The Black Love
18/08/2010

Tangisan Hati



Tangisan Hati

Mengapa semua diam saat ia hilang…?
Tak ada kabar tak ada berita
Sunyi tanpa informasi
Diam dalam sendiri
Saat hati ini ingin pergi

Apalah arti semua ini…?
Bunga manja hilang begitu saja
Tak ada bekas maupun ucapan kata
Ingin hati ini bersedih
Tapi tak tega….

Kau berikan cermin raksasa
Tanpa ada kata yang terucap
Seakan tak usah bicara
Tuk berikan suatu jawaban

Semua diam saat ia hilang
Tak berani berucap kata
Hanya memberi suatu bingkisan
Buah berduri tertutupi bunga
Dengan hiasan darah
Darah yang keluar dari mata




Danang
18august2010

SEDIKIT TAU


SEDIKIT TAU

Sedikit tau , tau sedikit
Tau seberapa, seberapa tau?
Bintang kejora tertutup awan
Mentari malam menghilang
Secepat petir menyambar
Secepat angina berjalan
Ketika batuan tajam menghadiri
Malam sunyi, sepi, senyap…
Pelan-pelan mundur
Akan menjauhi jalanan
Meki sempat maju selangkah
Datangi mentari yang hilang
Mencoba menembus kegelapan
Yang pekat akan binatang jalang
Dengan tenaga yang dimiliki…

17agustus2010

SAAT IA TANYA MENGAPA


SAAT IA TANYA MENGAPA


Saat ia tanya mengapa
Anak kecil diam menangis
Bertubi-tubi di hadiri
Hati berdarah merah
Bercucuran sedih
Tak ada sapaan dari IA
Senyum indah tawa ceria
Yang bercerita sesuatu
Terjadi sekali senyuman
Hanya pribadi…
17agustus2010

Ragu


RAGU

Inginku ucapkan sesuatu
Sesuatuyang ada
Ada tapitak berada
Berada namun dimana?
Seakan berbalik bertanya
Apa siapa dimana dan bagaimana?
Aku tak tau
Hanya berdetak pelan
Berbisik pelan
Dengan ragu malu dan dan cemburu
Tak tau apa yang dim au
Hanya ragu dan bimbang
Maksudnya ingin mengku
Ungkapkan sesuatu
Tuk takhlukkan bunga kecil yang tersipu malu…
16agustus2010

LEBUR



LEBUR
Angin datang menyentuh
Menghampiri ranting hijau
Tak berdaun

Member sentuhan
saat petir menyambar
Merusak suara alam

Hampir tak tahu
Apakah yang di kerjakan
Kawan atau lawan
Hanya merusak
Membuat hancur

Dan,27-07-2010

Jumat, 09 Desember 2011

WAKTU


WAKTU
Ketika apa yang terjadi
Api memakan kayu
Dalam ruang kosong
Saat awan berlari
Saat air mulai datang

Mentari serasa dekat
Di depan mata

Tak bisa terasa
Saat tak melihat
Ketika air tak lagi menglir
Ketika hampa yang menghampiri

Danang,27-07-2010

Kamis, 08 Desember 2011

KENAPA



KENAPA???
Ketika api mulai mendekati air
Kemarau datang mengusik air
Api menjadi merah
Menghajar apa yang ada di sekitar…
Saat awan mulai gelap
Saat suhu mulai dingin
Saat air mulai jatuh
Hampir melunakkan api….
Waktu itu pula, gas alam sebagai bahan   Di siramkan
Membuat api semakin  kokoh
Hamper melahap ranting kecil,
Yang tak bernafas
Melemahkan sikuat kayu,
Menjadi layu
 Tak di beri kesempatan
Tak bisa berbuat apa-apa
Tak menumbuhkan rasa….

Rasanya tak mungkin
Ranting kecil akan hidup
Menahan panasnya api
Tanpa ada air
Tanpa ada dingin suhu
Tak mungkin tercapai
Mematikan api yang masih berkobar
Di bayangi rasa sayup tuk hidup
Mungkinkah???
Akankah???
Dapatkah???
Bisakah???
Kapankah??
Terapai??

Danang_09juli2010
The black love

Senin, 05 Desember 2011

Siang Mulai Datang


5-1280.jpg" Siang Mulai Datang"


dingin malam kini mulai hilang
pagi yang baru datang
kini tlah berganti siang....
gunung es di kutub mencair...
terkena dahsyatnya siang...
siang terus berkelanjutan
tak pernah ada henti...
hingga kemarau datang menghampiri
tempatku berubah
 menjadi padang yang tandus
padang yang gersang
mulai retak-retak
dan kini akan hancur.......





asdan,31mei2010

Minggu, 04 Desember 2011

Rasa


Rasa

Saat fajar menyapa
Bunga kecil tersipu malu
Tak memiliki lahan bicara
Tersenyum dengan keadaan
Mengharap kejujuran
Hanya penasaran
Dan ingin tau apa yang dilakukan
2agustus2010

Waktu kian menghimpit
Saat kata kian berbelit
Merindukan senyum dan tawa
Untuk ungkapkan rasa
Meski tak tau mengapa
Rasa ini semakin memaksa
Tuk katakan apa
Seorang pencuri hati yang belum mengerti
Isi hati yang dangkal
Tak pernah tau apa
Siapa apa dan bagaimana
Waktu yang semakin sempit
Saat sebuah kata akan di ungkit
Dan pasti tak menghasilkan sakit
Untuk rasa yang terungkap…

3agustus2010

TAK TAU


TAK TAU
Semakin lama semakin redup….
Menjauh … dan menghilang
Semakin tak menentu
Apa yang harus dilakukan…
          Semakin sepi
          Semakin sunyi
          Tak ada apa-apa lagi
Malam semakin gelap
Tak ditemani lagi oleh bintang…
Hanya ada bulan…
Yang kini terlihat redup
          Tapi…
          Malam yang gelap masih rasa
          Merasakan cahaya yang di pancarkan bulan
          Meski kini sedang redup…
Malam pun berharap…
Esok…… bulan  jadi terang
Walau bintang tak lagi menemani…
Buah karya;
Dan,
30/04/2010

My Picture



SETITIK


SETITIK
Kini tinggal setitik
Jatuh tak terarah
Dalam kegelapan
Mencari sumber yang menghilang

Tak tau mana kanan dan mana kiri
Kini bingung…
Hanya bisa diam
Tak tau apa yang dilakukan

Dingin…… gelap….
Terasa manyentuh…

Rindu dengan kehangatan
Rindu dengan lilin…
Lilin yang memberi cahaya
Memberi jalan tuk keluar
Keluar dari kegelapan
Danang(22/04/2010)

Hujan di Bulan Juli

Ternyata hujan tak hanya turun di bulan Juni hujan lebat turun di bulan Juli di bawah kelopak mata ribuan jiwa yang tak bisa merahasi...