Terbayang indah di sudut nada senja
Di antara ruang kosong bisingnya suara
Melambai syahdu menyapa
Terpintas semu kala diri berkelana
Mengadu nasib bermodal pena
Mengasah jiwa di tengah kota
Riuh suasana jadi makanan utama
Jauh dari desa
Tertanam asa setiap usaha
Yakin, takkan sia-sia
Kala diri berusaha, hati berdoa
Berharap tak akan ada kecewa
Kini sang pujangga tak lagi berkelana
Diam diri menikmati suasana
Menikmati kesempatan dalam cerita
Tak lagi pusing tuk bercengkrama
Bersama ibunda
Danz Chisaemaru
Berlian Makmur, 30 September 2019



