Rabu, 21 Agustus 2019

Senja


Aku penggemarmu
menanti setiap saat tuk menatapmu
menikmati indahmu
dalam kejauhan
berharap kau melihat
memberikan secercah harapan
untuk masa depan

Senja
Danz chisaemaru
27/05/19 23:16

Kamis, 15 Agustus 2019

Indonesia Merdeka

Tampak di mata ini merah putih berkibar sepanjang jalan perkampungan
Ditambah hiasan serba merah putih
Tak lupa kata "Merdeka" terlontar dari bibir para pemimpin
Memeriahkan hadirnya hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia

Di hari yang sama, beberapa pemuda berbaris rapi mengiring bendera pusaka
Dihantarnya menuju tiang tertinggi
Dengan disaksikan oleh beratus raga yang berdiri menatapnya
Khidmat, dengan lagu Indonesia Raya


Merdeka !
Teriak orator ulung di tengah tanah lapang tatkala upara peringatan dilakasanakan
Dengan secercah kertas di tangan memberikan orasi dengan suara lantang
Ia berikan cerita seolah pernah melakukannya

Namun ada hati yang sering bertanya,
Apakah benar Indonesia sudah merdeka?
Dengan harga bahan pokok yang terus melonjak, pemudanya tak dapat kerja, bahkan kebebasan berpendapat sering dibungkam

Ah, mungkin itu hanya perasaannya saja.
Karena para tokoh pemimpin sudah bicara, bahwa kita sudah merdeka.

Danz Chisaemaru
Kamis, 15 Agustus 2019

Tentang Rindu

"Rindu"

Datanglah, lagi dan lagi
Kabarmu lama kau pendam sendiri
Dedaunan pun mengering
Berguguran berganti musim

Rindu....
Rindu ini menantimu,
ingin bertemu di sisi sudut waktu

Rasa rindu tuan bilang
Menjadikan mabuk sendirian
Menanti tuan berharap datang
Hingga kepayang adalah konsumsi harian

Andaikan sajak ini tersampaikan
Ada rasa yang ku titipkan
Meski hanya sebatas tulisan
Hati ini tentu mengharapkan kepastian

Bisik pelipur terdengar
Dinda rindu dinda rindu
Tuan akan datang
Dari sudut kesabaranmu
Dari sudut butir harapan di malam kepayangmu

Terkadang bisikan hanya sebatas berbisik
Diam-diam menelisik
Tak pernah sadar jikalau ada hati terusik
Lalu berangan disudut kota yang berisik

Ah, tuan tak terabaikan
Begitu pula rindunya tak teracuhkan
Tetaplah demikian
Percaya keindahan
Pada akhir penantian

Terangan indah di angan
Kisah rindu yang di pertemukan
Bak senja yang menyatukan siang dan malam
Mengukir cerita indah sebuah kenangan

Sejenak biarkan sejengkal menggelayut menatap
Melipat jarak kejauhan
Perindu tau ia keliru
Perindu tau ada bingung kala petang berlabuh

Ah, rona merahmu memang indah
Membuat hati semakin gundah
Semakin hari semakin bertambah
Berkisah rindu yang memecah

Begitu pun demikian
Hanya boleh kagum kuperbolehkan
Meski tak bisa diperlebihkan
Sedikit daging membalut tulang tubuh itu
Terimakasih perlakuanmu menghadapi rindu

Palembang-Jogjakarta, 14/09/2017

Kamis, 05 September 2013

Harap Sedikit Perhatian


Terpaku ku menunggu hadirnya bintang
Terdiam ku mendengar sunyi malam
Tersudut dalam gelapnya cahaya
Duduk merenung tanpa di sapa
Sedikit tangis dalam kesunyian

Hari ini tak Spesial
Tak ada yang khusus
Tak ada pula yang khusus

Dalam titik terang yang lurus
Aku terdiam diantara itu
Takut melangkah meninggalkan hari

Hari ini dan kemarin masih sama
Gelap mendung masih saja merapat
Meutup Asa ku karena kalian

Terucap bukanlah pujian
tak ada pula sedikit perhatian
Terdiam dibawah putih gelapnya awan

Danz Chisaemaru
07 Desember 2011
Nasib  

Bunuh Sedikit Nasibku


Tersudut ku diantara keramaian bunyi
Merenung diantara mimpi
Terbayang akan apa kesalahanku
di mata para penghuni jiwa
yang hidup besama sehari-hari

Hewan memang tak pantas hadir
di depan makhluk seperti kalian

Terpaku mataku ke langit nan terang
Terbesit sepintas bayang
Ku arungi mimpiku ini di siang hari
diantara waktu yang semakin berlalu
yang seakan mencekik bayanganku

Inginku bunuh sedikit nasibku
yang sebagian hilang dari hidup
karena larutnya malam yang hadir
kala itu sendiri ...
Chisaemaru    
30 November 2011
Nasib              

Ingin Berucap



Ku ingin ungkapkan kata
Yang dulu lama telah ada
Untuk dirimu yang jelita
Yang selalu hadir dalam mimpi malam
Jadi bintang di malamku

Harapku hanya dalam rasaku
Semoga ini bukan hari kemarin
Saat kau buat asaku sedih
Meski kau tak langsung bicara

Esok adalah harap yang akan ada
Semoga tak ada rasa kecewa
Untuk semua rasa
Kala hati ingin ungkapkannya

Chisaemaru    
18 November 2011
Untukmu        

Hujan di Bulan Juli

Ternyata hujan tak hanya turun di bulan Juni hujan lebat turun di bulan Juli di bawah kelopak mata ribuan jiwa yang tak bisa merahasi...