Gelap...
Kutoleh kanan
Kutoleh kiri
Masih saja gelap
Oh ternyata mataku masih tertutup
Oleh asap dan debu
Hingga napas pun kian meredup
Oleh mereka tak berbudi
Tangan jalang manusia tak bernyali
Merusak tanpa membenahi
Mengambil tanpa memberi
Mengikuti instruksi para tikus berdasi
Yang mereka pikir hanya sekedar materi
Membuat gersang tanahku dengan kobaran api terus menyala
Menyapu hutanku hingga rata
Menebar racun tak kasat mata
untuk saudaranya
Hingga nyawa tak sampai dikira
Membunuh asa sebagian manusia
Tak terdengar pula langkah penguasa
Duduk santai di atas singgasana
Bak badut yang penebar tawa
Bersuka ria tanpa lara
Tak melihat rakyat kian menderita
Masih di atas tanah yang sama ia berkuasa
Rakyat jelata merana
Bersimpuh menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa
Karena mereka tau, ini pasti ada jalannya
Hanya Allah harapan nyata
Danz Chisaemaru
23 September 2019

Penulisnyo ganteng nian. Suka deh puisinya. 😁
BalasHapusTerima kasih kakak 🙂
HapusGreat
BalasHapusTerima kasih kakak 🙂
HapusPenulis nya kerenn dan baiik hatii bangett ☕��
BalasHapusTerima kasih owner cantik 😁
Hapuskereeen
BalasHapusTerima kasih kakak....
BalasHapusMantul kak...
BalasHapusMantul puisinya
BalasHapusMantull
BalasHapus