Minggu, 08 Desember 2019

Mendekap Malam



Sepotong senja yang kusantap tadi kini menghilang
Diiringi melodi rindu mendayu
Mengisahkan luka yang tak kunjung hilang
Memaksa hati kian pilu

Beberapa kali kutimbang rasa
Berulang pula kudaki asa, mengharap rinai tawa
Ketika kucoba, hanya membuka lembaran lama
Tak ayal diri ini hanya meracik luka

Anila malam kuharap bisa membaca
Membawaku meminang senja

Danz Chisaemaru
Berlian Makmur, 8 Desember 2019
23.00 wib

#FLP #flpsumsel #lampauibatasmu #ForumLingkarPena


5 komentar:

  1. Walau ga terlalu ngerti puisi tapi ada kesan sendunya setelah dibaca. Puisi memang lebih pas untuk merepresentasikan kesan yang serupa. Jadi penasaran dengan puisi-puisi lainnya. Ditunggu karya selanjutnya, Ka!

    BalasHapus
  2. Meminangnya kapan. Meminang senja sudah. Hehe

    Turut menikmati puisi ini.

    BalasHapus
  3. Suka dengan puisinya. Semangat terus meramu kata.

    BalasHapus

Hujan di Bulan Juli

Ternyata hujan tak hanya turun di bulan Juni hujan lebat turun di bulan Juli di bawah kelopak mata ribuan jiwa yang tak bisa merahasi...