Sepotong senja yang kusantap tadi kini menghilang
Diiringi melodi rindu mendayu
Mengisahkan luka yang tak kunjung hilang
Memaksa hati kian pilu
Beberapa kali kutimbang rasa
Berulang pula kudaki asa, mengharap rinai tawa
Ketika kucoba, hanya membuka lembaran lama
Tak ayal diri ini hanya meracik luka
Anila malam kuharap bisa membaca
Membawaku meminang senja
Danz Chisaemaru
Berlian Makmur, 8 Desember 2019
23.00 wib
#FLP #flpsumsel #lampauibatasmu #ForumLingkarPena

Ada yang mirip namaku, Anila
BalasHapusKeren kk
BalasHapusWalau ga terlalu ngerti puisi tapi ada kesan sendunya setelah dibaca. Puisi memang lebih pas untuk merepresentasikan kesan yang serupa. Jadi penasaran dengan puisi-puisi lainnya. Ditunggu karya selanjutnya, Ka!
BalasHapusMeminangnya kapan. Meminang senja sudah. Hehe
BalasHapusTurut menikmati puisi ini.
Suka dengan puisinya. Semangat terus meramu kata.
BalasHapus