Minggu, 19 April 2020

Ini Salah Siapa?



Bagai pohon besar hampir mati
Daunnya berguguran, menyisakan dahan tak bertaji
Seperti itulah wajah negeriku kini
Tak lagi nyaman disinggahi
Semenjak ia yang tak kasat mata mengusik
Mengancam setiap insan dengan berani

Musim hujan terasa kemarau
Dan hati manusia kian risau
Ketika lumbung-lumbung mulai habis
Dompet rakyat pun semakin tipis
Hanya menyisakan tangis

Tuan di singgasana sana masih tampak tenang dan berpidato dengan bijaksana, memukul rata semua rakyatnya
Meminta rakyatnya di rumah saja, agar corona tak merajalela
Namun, apakah rakyat desa bisa makan saat di rumah saja?
Ketika harga bahan makan tak lagi biasa
Penghasilan yang dibutuhkan sudah tiada
Dan mereka yang bertahta masih ada saja suka bercanda

Apakah benar ini hanya salah corona?
Bukankah ada juga yang salah dari manusia?
Yang sukanya berfoya-foya
Ketika susah barulah mengeluh kepada Tuhannya

Harusnya kita juga berkaca sebagai manusia, agar tak lupa dengan segala nikmat yang Allah berikan di alam semesta.


Danz Chisaemaru
Berlian Makmur, 18 April 2020

6 komentar:

  1. Semoga kita semua bisa bermuhasabah diri sebagai manusia. Dan semoga semua ini bisa cepat berlalu. Terima kasih untuk karyanya KK yang menginspirasi 🌺

    BalasHapus
  2. Sudah seharusnya wabah ini membuat kita melihat ke dalam diri kita sendiri. Melirik ke belakang untuk menemukan kesalahan. Kemudian mengambil pelajaran. Semoga keadaan lekas kembali normal.

    BalasHapus
  3. Bukan hanya corona, lebih dari itu, wabah ini sebagai pengujian terhadap hamba-hambaNya apakah akan tetap istiqomah terhadap ketetapanNya atau malah sebaliknya.

    BalasHapus
  4. Semoga kondisi ini segera pulih lagi dan ada pelajaran yang bisa kita ambil dari situasi ini.

    BalasHapus

  5. Satu pertanyaan penting, mengapa Allah sampai mengusir kita dari rumahNya?
    Mungkin terlalu banyak kezaliman yang kita lakukan, hingga Allah murka.

    BalasHapus
  6. Semoga wabah ini segera berakhir, agar kita bisa bersama sama menjalani aktivakti kebaikan kembali. Semoga jadi bahan muhasabah untuk kita, aamiin

    BalasHapus

Hujan di Bulan Juli

Ternyata hujan tak hanya turun di bulan Juni hujan lebat turun di bulan Juli di bawah kelopak mata ribuan jiwa yang tak bisa merahasi...